Apa Itu
Introduction Micro Finance?
By Putri Humairah
Definisi dari keuangan mikro oleh Robinson 1 adalah 'Microfinance mengacu dalam skala keuangan kecil.
Jasa keuangan bagi
kredit dan deposito, yang disediakan untuk orang-orang seperti petani,
nelayan atau peternak dengan pengoperasian secara kecil atau usaha mikro di
mana barang diproduksi, daur ulang, diperbaiki, atau yang
diperdagangkan, memberikan jasa, bekerja untuk upah atau komisi, baik
di pedesaan dan perkotaan '. Selama beberapa dekade, banyak negara,
termasuk India, bereksperimen dengan kredit bersubsidi untuk rakyat miskin. Tapi satu-satunya hasil yang nyata mungkin adalah peningkatan Non Performing Aset (NPA). Kemudian datang kesadaran bahwa masalah inti bagi masyarakat miskin adalah akses ke kredit daripada biaya kredit. Bahkan salah satu
kontribusi keuangan mikro adalah dapat 'mengakhir debat tingkat bunga'. Keuangan mikro telah membuktikan berkali-kali bahwa akses ke kredit dan
tingkat suku bunga yang menjadi kendala bagi masyarakat miskin.
Selain itu ada tiga alasan lain yang terjadi diluar keuangan mikro ini yaitu:
·
Kurangnya informasi tentang individu yang
akan menjadi calon nasabah
·
Masalah agunan
·
Biaya pengolahan transaksi yang tinggi
Sehingga lahirnya keuangan mikro memberi tujuan untuk menjawab
masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat miskin disebuah daerah/negara,yaitu:
·
Menanggulangi masalah kemiskinan dan
kelaparan yang dialami oleh negara-negara tertentu
·
Memberi pencapaian untuk pedidikan
·
Mempromosikan kesetaraan gender &
pemberdayaan perempuan. Sehingga perempuan dapat membantu suami menambah
pendapatan keluarga serta memberikan jiwa kreatif dan inovatif
·
Mengurangi tingkat kematian pada usia
anak-anak
·
Mengembangkan jiwa wirausahaan serta dapat
membantu pemerintah dalam membuka lapangan kerja kepada masyarakat yang mencari
pekerjaan.
Maka keuangan mikro ini menawarkan berbagai jenis produk untuk masyarakat
miskin, sehingga mereka dapat memilih produk mana yang akan membantu usaha mikro
atau menanggulangi masalah ekonomi, yaitu:
1. Pinjaman adalah dana yang diperoleh untuk dinikmati sekarang dalam pertukaran untuk
serangkaian tabungan yang harus dilakukan di masa depan dalam bentuk angsuran
pembayaran.
2. Tabungan (penghematan) adalah dana/penghasilan untuk dinikmati di masa mendatang dipertukaran untuk
serangkaian tabungan dibuat sekarang.
Atau menunda konsumsi dimasa sekarang untuk memperoleh keuntungan dimasa yang
akan datang.
3. Asuransi: sejumlah dana/uang yang akan
diterima di beberapa waktu mendatang tidak ditentukan jika diperlukan dalam
pertukaran untuk serangkaian tabungan dibuat baik sekarang dan di masa depan. Asuransi
juga melibatkan pooling income untuk menyebar risiko antara individu dengan
asumsi bahwa tidak semua orang yang berkontribusi tentu akan menerima setara
dengan kontribusi mereka.
4. Pensiun: sejumlah dana/uang untuk dinikmati
sebagaimana yang ditentukan dan tanggal umumnya jauh di masa depan dalam
pertukaran untuk serangkaian tabungan dibuat sekarang.
Model keuangan mikro terdiri dari:
·
GRAMEEN BANK
·
Spandana
·
GRAMEEN KOOTA
·
Swayam Krishi SANGAM
·
Danda KREDIT MASYARAKAT
Dengan kata lain keuangan mikro umumnya dipahami untuk
merujuk pada penyediaan layanan kredit kepada mereka yang secara tradisional
telah dianggap terlalu miskin dan tidak berpendidikan untuk memenuhi syarat
untuk akses ke kredit. Ketika model keuangan mikro pertama dikembangkan pada
1970-an dan 1980-an, istilah "kredit mikro" yang digunakan bergantian
dengan "keuangan mikro". Hari ini, keuangan mikro dapat merujuk pada
penyediaan berbagai jenis layanan keuangan, yang sebagian besar dibuat pada
mereka yang tinggal di negara maju untuk menjadi skala yang sangat kecil. Ini
dapat termasuk pinjaman, tabungan, asuransi dan produk pensiun.
Yang paling baik contoh internasional yang dikenal dan dikutip dari lembaga kredit mikro adalah Grameen Bank di Bangladesh.
https://www.youtube.com/watch?v=nMg_Lc6akos&feature=player_embedded
Tidak ada komentar:
Posting Komentar