Pasar Bebas
Solusi Terhadap Kemiskinan
Review
Arikel “Free market
solutions
to poverty”
by Putri Humairah
·
Selama
dua dekade terakhir ini, banyak hal yang sudah dilakukan yang sering disebut “berbasis
pasar” dalam hal solusi extrim untuk kemiskinan. Pandangan itu mengarah bahwa
mengatasi kemiskinan didasarkan pada kekuatan pasar, seperti keuangan mikro
dengan menawarkan manfaat yang lebih secara tradisional atau membantu kegiatan
mereka karena mereka memiliki sikap mandiri.
· Sehingga
John Humphreys dari Universitas Queensland mengemukakan gagasan berupa prinsip-prinsip
yang ditetapkan dalam melakukan bisnis yaitu Project Human Capital (HCP). Usaha yang menguntungkan yang
tidak hanya memberikan jalan keluar bagi yang siswa miskin di Kamboja tetapi
juga memanfaatkan mekanisme pembiayaan yang inovatif yang bisa bermanfaat bagi
semua orang. Sebagai contoh mereka anak dari petani yang hampir tidak mempunyai
harapan lagi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas, sangat
antusias dengan keberadaan HCP. Peserta di HCP menandatangani kontrak yang
menetapkan bahwa organisasi akan membayar mereka biaya pendidikan diuniversitas
(biasanya antara US $ 200-300 per semester),dibayar sebesar 10% dari pendapatan
mereka sampai sepuluh tahun setelah mereka
lulus perkuliahan. Organisasi ini mengambil risiko kegagalan dan juga menerima manfaat
dari kesuksesan. HCP mengacu pada pendekatan untuk pembiayaan sebagai
'pembiayaan ekuitas pribadi'.

·
HCP
ini memiliki risiko rendah untuk mahasiswa, karena apabila mereka tidak mendapatkan pekerjaan selama modal usaha
yang diberikan tersebut, maka mereka tidak perlu membayar pinjaman uang
tersebut.
·
HCP
memiliki ciri khas tersendiri yaitu tidak terikat dan tidak ada agunan. Alasan
lainnya organisasi ini membuat program untuk berkerja/berwirausaha agar hasil
dari mereka yang sudah lulus dari universitas akan dimanfaatkan kembali untuk
pembiayaan siswa miskin lain yang akan memasuki tingkat pendidikan universitas.
Pentingnya pendidikan dalam konteks sejarah Kamboja tidak begitu saja hilang,
sehingga HCP ini pun lahir untuk memerangi kemiskinan dimulai dari hal yang
paling mendasar yaitu pendidikan.
·
Setidaknya
,pembiayaan ekuitas pribadi membuat sebuah pertanyaan “apakah perlu pemerintah
untuk mendanai pendidikan tinggi?”.
Sehingga
Humphreys menunjukkan , pendekatan ini [ keuangan ekuitas personal ] melemahkan
salah satu alasan-alasan untuk keterlibatan pemerintah dalam pendidikan tinggi
, karena hal ini dapat memastikan bahwa setiap orang bisa pergi ke universitas
tanpa peduli seberapa miskin mereka . "
·
HCP
akan selalu tetap menjadi organisasi
nirlaba , dengan bertindak sebagai saluran untuk investor swasta yang terlibat
hanya untuk membuat keuntungan untuk diri mereka sendiri , potensi untuk organisasi
untuk memperluas operasinya dan mencapai mahasiswa baru sangat besar .
Ø Kesimpulan review
artikel
Bahwa
John Humphreys dari Universitas Queensland mengeluarkan
gagasan sehingga muncullah HCP, menunjukkan solusi memberantas kemiskinan yaitu
melalui pasar bebas dalam bentuk mikro ( keuangan mikro). Project Human Capital
ini suatu badan organisasi yang melakukan pembiayaan yang lebih dikhususkan
untuk anak miskin Kamboja yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan
tinggi, sehingga dapat menciptakan sumber daya manusia yang produktif selama
masa perkuliahan hingga setelah tamat universitas. Karena dengan pemenuhan
pendidikan perguruan tinggi untuk generasi penerus (remaja-remaja) yang miskin di
Kamboja, dapat membuat kesejateraan hidup yang meningkat akibat pekerjaan yang
layak atau usaha yang dikembangkan, mengurangi pengganguran baik akibat tingkat
pendidikan yang dimiliki seseorang rendah maupun persaingan mencari pekerjaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar