Ketika manusia
dilahirkan didunia ini, Allah telah menganugerahkan rasa cinta dan kasih.
Sehingga ketika mengalami pertumbuhan menuju kedewasaan rasa cinta dan kasih
itu tumbuh bukan saja untuk kedua orang tua, keluarga, maupun melainkan juga
dengan lawan jenis. Cinta adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Allah
SWT terhadap makhluknya untuk menyatukan dua hati yang saling memiliki rasa
cinta, didalam Al-Qur’an pun Allah berfirman bahwa “sesungguhnya Tuhan
menciptakan makhluk berpasang-pasangan untuk mewariskan kuturunan”. Di era
globalisasi ini banyak manusia yang menyalahgunakan kata cinta itu, sehingga
dapat menjerumuskan insan tersebut kearah negatif atau lembah kehancuran,
seperti kawin sebelum menikah, homo, lesbian, dll. Hal tersebut sangatlah
diharamkan oleh agama serta melanggar norma yang berlaku, untuk itu kita selaku
manusia yang berakhlak mulia haruslah saling mencintai sewajarnya sebelum
menikah. Cinta yang diwujudkan oleh remaja zaman sekarang disebut dengan
pacaran, katanya sih sebelum memasuki jenjang yang lebih serius kita itu harus
mengenal sikap dan tingkah laku pasangan kita selama pacaran. Ketika kita
sedang jatuh cinta, banyak hal bahagia yang kita rasakan, saling
kangen-kangenan karena waktu bersama sangat singkat, ketika marah atau saling
acuh tak acuh rasanya sangat menyebalkan, ketika tidak jumpa selang beberapa
hari rasanya tidak semangat melakukan hal lainnya, tetapi itu sangat indah
dilalui karena rasa cinta yang besar untuk seseorang tersebut.Namun, cinta itu
bisa bertepuk sebelah tangan atau sering dibilang cinta tak harus memiliki,
rasa cinta dan perhatian yang diberikan untuk seseorang tetapi ditanggapi
dengan sebatas persahabatan, hal tersebut tidak mematahkan sikap pantang
menyerah dari insan yang jatuh cinta untuk mendapatkan hati calon pasangannya.
Didunia
perkuliahan pun tidak terlepas dari siklus cinta yang mewarnai setiap kegiatan
kampus, ada yang cinta lokasi dikelas,himpunan sampai ukm (unit kegiatan
mahasiswa) sebagai wadah pertemuan mereka. Banyak hal yang didapat mengenal
satu sama lain (pacaran) dikampus, salah satunya dapat memotivasi meraka rajin
kekampus karena ada gebetannya dikampus, bisa juga saling tolong menolong dalam
hal tugas, saling melengkapi serta tempat curahan perasaan baik keadaan senang
atau sedih. Ada pula hal yang buruk terjadi akibat cinta ketika perkuliahan,
saling cemburu akibat gebetan lebih banyak ngobrol dengan teman lawan jenisnya,
timbulnya perasaan gundah gulana –bahasa gaul sekarang galau- yang membuat
berantakan hal atau tugas yang ingin kerjakan untuk dikumpulkan sesuai
deadline, sampai timbul pertengkaran kecil akibat masalah-masalah yang
muncul,dll. Baik hal yang baik atau buruk yang dirasakan oleh kedua insan
tersebut akan tetap membawa dampak ke jiwa mereka, maka jagalah sikap, aturlah
emosi diri, bersikap jujur dan saling percaya satu sama lain agar terhindar
dari masalah yang akan muncul. Cinta itu lebih diartikan perasaan nyaman,
bahagia, berdebar-debar melihat sorot matanya dan aman ketika berada
disebelahnya karena ada perlindungan dari dia, selain itu sikap saling
menghormati, mempercayai dan kejujuran. Maka manfaatkanlah waktu bersama dia,
untuk jauh saling mengenal dan tamankan dihati agar Tuhan dapat mengabulkan do’a
untuk hidup bersama membina keluarga setelah masa kuliah -siap jiwa serta raga-
.
Salain itu cinta
juga sangat berpengaruh ke IT, mereka mencurahakan perasaan mereka ke dunia
maya (internet) untuk menshare bahkan berniat sengaja mempublikasikan rasa yang
sedang dialami. Banyak wadah di internet yang sering digunakan oleh para remaja
yang lain senang atau galau sama pacarnya, seperti facebook, twitter, youtobe
dan jejaring sosial lainnya. Maka timbullah jejaring sosial yang mengangkat
kisah percintaan yang dialami oleh para remaja yang sedang mengalami masala,
ada juga menyediakan topik keharmonisan untuk suatu hubungan cinta dan kasih tersebut, serta tak kalah
menariknya para produser siaran tv juga ikut membuat program acara pencarian
jodoh bagi para remaja sampai dewasa yang masih single atau pernah merasa sakit
hati yang mendalam sewaktu menjalani percintaannya dengan mantan kekasih, media
itu bukan saja diprogram tv tetapi juga ada lewat jejaring sosial umumnya.
Maka ketiga
elemen dari judul pembahasan diatas saling terkait satu sama lainnya, bahkan
lebih luasnya dengan segala aktivitas yang kita jalani juga berpengaruh akibat
variabel cinta. Untuk itu pesan terakhir dari saya selaku penulis, bahwa
jagalah cinta yang sudah anda miliki sekarang karena seseorang yang ikhlas dan
tulus mencintai kekasihnya adalah yang bisa mejaga diri dan kehormatan dari
kekasihnya. J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar